Islamedia - PM Palestina Ismail Haniyah menyampaikan duka atas gugurnya salah satu komandan Brigade Al-Qassam, Ahmad Jakbari yang dibantai pesawat Israel Rabu sore dan menegaskan bahwa darah para syuhada tidak akan tertumpah. Bangsa ini sudah memberikan pengorbanan, korban syahid, tawanan dan korban luka sehingga tak mungkin dibiarkan begitu saja, tegasnya.
Darah para syuhada yang suci yang tumpah hari ini, dan jeripayah Arab Spring akan menjadi kenyataan baru bagi umat ini dan memiliki peradaban baru serta akan menjadi bencana bagi penjajah Israel, tegas Haniyah.
Haniyah menegaskan, �Kami akan konsisten menjaga persatuan nasional dan merespon langkah Mesir untuk memutus jalan atas kejahahatan Israel terhadap Jalur Gaza. agresi baru ini tidak akan melemahkan semangat bangsa Palestina dalam melakukan perlawanan bahkan akan semakin memperkuat semangat kelompok perlawanan Palestina. Gugurnya seorang komandan selalu menjadi �nyawa� dan �darah baru� dalam diri bangsa Palestina dan kelompok perlawanan.
Kepada bangsa Palestina, Arab dan umat Islam, Haniyah menegaskan, �Kalian saat ini di hadapan ke-Maha Kuasa-an Allah, halaman baru dari perlawanan dan jihad, di fase pertolongan Allah kepada umat ini dengan izi-Nya.�
Ia meminta kepada Mesir agar membuka perlintasan Rafah secara penuh agar bantuan masuk untuk mendukung bangsa Palestina. Ini adalah titik menentukan dalam gerakan politik dan sejarah konflik dengan Israel. (bsyr)
Sumber : infopalestina



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !